Macam-Macam Arti Menulis

Melanjutkan postingan beberapa waktu yang lalu mengenai "Macam-Macam Jenis Penulisan Postingan" pada postingan kali ini saya melanjutkan postingan dengan tema "Macam-Macam Arti Menulis". Sedikit Definisi tentang menulis. Menulis merupakan sebuah proses kreatif menuangkan gagasan dalam bentuk bahasa tulis untuk tujuan, misalnya memberi tahu, meyakinkan, atau menghibur. Hasil dari proses kreatif ini biasa disebut dengan istilah karangan atau tulisan. Kedua istilah tersebut mengacu pada hasil yang sama meskipun ada pendapat mengatakan kedua istilah tersebut memiliki pengertian yang berbeda.
Istilah menulis sering melekatkan pada proses kreatif yang berjenis ilmiah.  Sementara istilah mengarang sering dilekatkan pada proses kreatif yang berjenis nonilmiah.
Menulis dan mengarang sebenarnya dua kegiatan yang sama karena menulis berarti mengarang (baca: menyusun atau marangkai bukan menghayal) kata menjadi kalimat, menyusun kalimat menjadi paragraf, menyusun paragraf menjadi  tulisan kompleks yang mengusung pokok persoalan.
Pokok persoalan di dalam tulisan disebut gagasan atau pikiran. Gagasan tersebut menjadi dasar bagi berkembangnya tulisan tersebut. Gagasan pada sebuah tulisan bisa bermacam-macam, bergantung pada keinginan penulis penulis. Melalui tulisannya, penulis bisa mengungkapkan gagasan, pikiran, perasaan, pendapat, kehendak dan pengalaman.

Berikut adalah macam-macam arti menulis :

1. Menulis adalah Kesenangan, bukan hanya games atau nonton bioskop saja yang bisa bikin kita senang, imajinasikan saat jemari kita menulis saat itulah sebenarnya kita sedang "bermain" dengan kata-kata terangkai. Tidak perlu khawatir bahkan bila kosa kata kita agak berantakan, yang penting setiap huruf mengalir begitu saja sesuai dengan perasaan yang kita ciptakan tadi, menulis adalah kesenangan.

2. Menulis adalah Berbicara, ini agak aneh memang, tapi saat kita menulis coba khayalkanlah bahwa kita sebenarnya ini sedang ngobrol dengan teman-teman kita. Saat imajinasi itu terjadi, saat itu pula kata - kata akan meluncur dengan deras layaknya sedang berbicara dengan teman-teman. Jarang sekali kita terlalu banyak berpikir sebelum berucap saat sedang ngobrol. Semuanya berlangsung spontan dan lugas.

3. Menulis berarti Berbagi, seperti halnya amal, setiap tulisan karya kita, sedikit banyak pasti dan harusnya bermanfaat untuk orang lain. Itulah sebenarnya kunci utama dalam kegiatan menulis. Kita membuat tulisan dan orang lain membacanya. Ada hubungan tidak langsung antara apa yang kita berikan dalam bentuk tulisan dengan kemajuan atau kesuksesan orang yang membacanya. Tidak selalu harus uang untuk beramal, tulisan juga bisa kok.

4. Menulis berarti Membebaskan, dalam tulisan fiksi berupa cerpen atau novel, kita mendapat kesempatan yang sangat luas dalam berekspresi. Seorang penulis fiksi bebas berimajinasi terhadap keadaan, sang tokoh, alur cerita dll. Dalam kata lain, saat anda menulis cerita, Anda adalah sang pencipta. Ekspresikan diri kita sepuasnya karena ranah ini benar - benar milik kita.

5. Menulis berarti Hidup, mirip sebuah iklan rokok, “bikin hidup lebih hidup”, mungkin seperti itulah perumpamaannya. Saat kita melakukan kegiatan tulis menulis saat itu pula kita seakan digiring ke sebuah fenomena aktualisasi diri. Menulis berarti menghidupkan jiwa kita dalam bentuk karya tulis. Menulis tidak hanya sekedar kegiatan layaknya makan minum, tapi lebih bermakna dalam, utamanya seperti bernafas, sudah menjadi bagian diri kita. Menulis adalah kehidupan kita.
  • Cari sumber inspirasi atau ide. Sebelum mulai menulis, Anda harus sudah memiliki ide untuk hal yang akan Anda tulis. Setelah ada ide , carilah sumber informasi untuk ide Anda. Hal ini agar Anda semakin banyak variasi kata agar pembaca lebih menikmati tulisan Anda. Anda juga bisa melakukan mirroring sumber dengan tulisan berdasarkan pemikiran Anda sendiri. Kalau Anda harus mengutip tulisan orang lain silakan dicantumkan sumbernya. Untuk mencari sebuah sumber ide dan mirroring, Anda bisa menemukannya di artikel direktori atau blog-blog lainnya. Silakan googling dengan kata kunci artikel direktori dan http://blogsearch.google.co.id untuk mencari blog sumber ide.
  • Segera Tulis Apa Yang Anda Pikirkan. Ketika Anda menulis, tuangkan imajinasi dan pikiran Anda dan segera tuliskan. Intinya pada saat Anda menulis, pasti Anda akan berimajinasi dengan pikiran mengenai ide yang akan ditulis. Nah…apa yang muncul saat Anda menulis, segera tuliskan dalam bentuk draft yang kemudian bisa Anda sesuaikan struktur dan susunan kosakata nya. Hal ini perlu Anda lakukan agar Anda tidak kehilangan apa yang telah Anda pikirkan saat menulis.
  • Edit Hasil Tulisan Anda. Setelah menyelesaikan tulisan Anda, silakan edit kalimat – kalimat yang masih kurang sempurna seperti ejaannya, susunan kata dan link-link yang Anda sertakan agar tidak terjadi broken link dan pastinya pembaca akan merasa nyaman membaca tulisan Anda.
  • Finishing Hasil Tulisan Anda. Baca seluruh hasil tulisan dan posisikan diri Anda sebagai orang lain dalam membaca. Hal ini untuk menilai sejauh apa hasil tulisan dan pengeditan terutama pada inti pokok yang dibahas dan susunan pembahasan apakah sesuai dengan alurnya atau tidak. Kan aneh jika tulisan Anda melompat-lompat tidak beraturan, hal ini justru akan membingungkan dan tidak nyaman untuk dibaca. Yang penting dalam finishing hasil akhir dan penyempurnaan adalah maksud yang Anda sampaikan dalam tulisan tersebut jelas, ringan, sederhana, padat dan terarah.
Semoga Artikel Siangkat diatas dapat bermanfaat bagi kita semua

0 komentar:

Poskan Komentar